Postingan

Fabian

Gambar
Fabian by Sandyakala  Hari itu aku tidak berkata apapun Terlalu malu untuk membuka bibirku Teringat jelas bayangan aku berteriak sangat keras Sekarang karena hal itu, aku harus menutup rapat mulutku Sialnya mereka menyadari akan itu Mata mereka menyelidiki ku diam-diam  Seolah ingin mengorek apa yang ku pendam  Lidah yang tak kenal tempat itu seolah ingin mendorong ku ke laut, sehingga aku terpaksa harus menyelamatkan diri Satu kalimat terdengar jelas di telingaku Kalimat yang sedari tadi membuat ku gundah Tampaknya rasa malu ku tidak bisa lagi disembunyikan  Lalu, suara lembut itu terdengar Laki-laki yang tidak tau sejak kapan Ia mendengarkan Matanya tenang, bibirnya tersenyum lebar Ia berkata, "Meskipun begitu, ia tetap cantik" Bagai embun yang turun setelah badai Begitu juga rasa gundah dalam hati ku mereda Aku tersenyum menatapnya Aku juga masih tersenyum ketika mengingatnya Fabian, masih ingatkah kau kejadian ini? Mungkin kau telah pergi, tetapi kata-kata mu har...

THE DESCENT : alur cerita

Gambar
The Descent (2005) Hai semua,  terimakasih sudah meng-klik postingan ini. Sesuai janjiku, kali ini aku mau kasih tau alur cerita lengkap dari film The Descent yang udah aku tonton ini. Sebelumnya, film ini berasal dari Inggris tahun 2005 dan punya sekuelnya, bergenre horror, thriller, aksi dan fantasi. written and directed by  Neil Marshall . Film diawali dengan Sarah (Shauna Mcdonald), Juno (Natalie Mendoza), dan Beth (Alex Reid) melakukan arung jeram bersama lalu Sarah yang sudah ditunggu suaminya, Paul dan putrinya, Jessie pulang lebih dahulu. Diperjalanan mobil yang mereka tumpangi bertabrakan lawan arah dengan mobil lain, dan benda tajam menusuk kepala suami dan putrinya sekaligus menyebabkan mereka meninggal dunia, beruntung Sarah selamat. Setahun kemudian, setelah masa-masa kelam itu, Sarah, Juno, Beth serta Rebecca (Saskia Mulder), Sam (MyAnna Bulring), dan Holly (Nora-Jane Noone) berkumpul kembali dan berencana untuk melakukan petualangan ke sebuah Gua di ...

Kisah Usai Yang Tak Pernah Dimulai (END)

Bab 3 : Miranda Saputri By : Sandyakala (with N.) Aku bisa mendengar suara pintu dari balik tembok, yang berarti Mira sudah mulai menjalankan aksinya. Sebelumnya Mira menyuruhku untuk tetap berada di balik tembok ini dan masuk jika ia menelpon, tapi aku tak tahan jika hanya harus menunggu jadi aku mulai mendekat pada pintu kamar mereka. Dari luar terdengar jelas suara orang ribut di dalam, tak lama ponselku bergetar di dalam saku ada yang menelpon. Aku mengambil ponselku dari saku, ternyata ini telepon dari Mira. Aku diam sebentar, menimang keputusan menjawab telepon dari Mira. Jujur aku tak siap menjalankan rencana ini, rasanya kami sudah sangat jauh. Lama tak ku jawab, panggilan darinya mati, tapi Mira menghubungi ku lagi dan lagi-lagi aku tak segera menjawab dan panggilan darinya mati lagi. Mira, seandainya kamu tau aku sama sekali tidak mengenal dirimu yang sekarang, rasanya kamu bahkan lebih jauh dibanding kemarin, rasanya aku bahkan tak punya harapan lagi bersama mu, tak ada jami...

Kisah Usai Yang Tak Pernah Dimulai

Bab 2 : Rencana By : Sandyakala (with N.) Anak? Apa-apaan ini semua?. Suasana menjadi sangat hening dan rasanya hawa sekitar ruangan ini mulai tegang. Aku mematung dengan raut wajahku yang terheran-heran dengan apa yang baru saja dikatakan Mira. "Kamu jangan bohong Mira." "Aku gak bohong mas! Anak yang aku impikan sejak dari lama dengan sesaat hancur mas.." Mira mengandung anak Aldi?. Tetapi sungguh, melihat wajah cantik yang sendu itu membuatku menjadi percaya atas apa yang Mira baru saja katakan. "Se-sejak ... Sejak kapan kamu mengandung anaknya?,"  "Sejak 2 bulan yang lalu... Dimulai saat kami berlibur ke pantai berdua. Aku tahu perbuatan kami salah, Mas! Tapi apa pantas Mas Aldi membunuh anaknya sendiri?" Mira mulai menangis tak sanggup menahan air matanya, aku yang melihat nya pun ikut sedih dan mencoba meraihnya mendekat kepadaku. Aku menepuk-nepuk punggung Mira mencoba menenangkannya, tak lama pintu kembali terbuka menampilkan ibu dengan a...

Kisah Usai Yang Tak Pernah Dimulai

Bab 1 : Kopi dan Mira By : Sandyakala (dengan N.) Sambil menyeruput minuman pahit ini, aku menyaksikan pemandangan yang kurang mengenakkan di depanku. Tentangga sekaligus perempuan yang sejak lama menjadi pujaan hatiku telah dilamar kekasihnya di depan mataku. Aku sudah lama memendam rasa padanya, tak kusangka pilihan menyeruput kopi di balkon kamar ini adalah pilihan yang salah. Saat ini, tenggorokan ku mulai terasa tidak nyaman setelah menyeruput kopi itu. Tanpa kusadari bahwa darah mulai menetes dari hidungku. Pemandangan didepan sana dan entah apa yang terjadi dengan diriku sekarang, ini benar-benar menyakitkan. Kepalaku mulai terasa pusing, aku mengusap darah yang keluar dari hidungku, tapi darah itu tak kunjung habis, aku mengusapnya terus, lagi, lagi, lagi. Batinku mulai memaki, apa yang terjadi padaku sekarang? Mataku beralih lagi pada pemandangan di depan sana, rasanya benar-benar menyakitkan, seharusnya aku di sana tapi kenapa pria itu? Kenapa harus dia!? Wanita pujaanku, Mir...

Antara Aku, Kau dan Meikarta

Chapter 2. Manis By : Sandyakala Seminggu berlalu sejak masa-masa suram berakhir. Kini para peserta acara tersebut kembali menjalani aktivitas biasa mereka, sekolah, main, membuat kenangan masa-masa SMA mereka, dan lainnya. Seperti yang lainnya, saat ini Sabil sedang dalam perjalanan ke tempat ia dan teman-temannya janji untuk bertemu, dengan mengendarai beat merah kesayangannya Sabil sesekali tertawa karena lelucon yang dilontarkan Maya. "May, ini masih jauh?," tanya Sabil setengah berteriak dengan pandangan fokus ke depan mengendarai motor. "Itu yang plang bacaan Cafe Mimi di depan. Lah onoh si Laura tuh," jawab May, tangannya terangkat menunjuk depan. Sabil menepikan motornya menghampiri temnnya. "Langsung parkir aja sab, yang lain udah masuk," ujar Laura, Sabil mengangguk lalu memarkirkan motornya. Ketiga perempuan itu berjalan menghampiri temannya yang lain. "Itu tuh yang lain di luar, eh udah dapat tempat duduk juga," kata Maya sambil menar...

Antara Aku, Kau dan Meikarta

Chapter 1. Awal Segalanya By : Sandyakala  Sudah satu bulan sejak tahun ajaran baru. Rasanya sangat cepat sekali sudah satu bulan memulai pendidikan di sekolah baru dengan teman-teman baru juga.  Kemarin OSIS datang dari kelas ke kelas menginformasikan pada seluruh murid kelas 10 untuk perlengkapan apa saja yang akan dibawa saat camping  pelantikan besok. Dan hari ini adalah hari  camping  pelantikan yang akan dilaksanakan selama dua hari satu malam. Pada pagi hari seluruh peserta mengikuti upacara apel dilanjut dengan materi baris-berbaris oleh personil militer, selanjutnya makan siang lalu materi di ruangan masing-masing. Kemudian, pada sore hari peserta akan mengikuti kegiatan dari ekstrakulikuler masing-masing.  Acara terus berlanjut hingga saat ini ketika malam hari tiba. Sebelum api unggun, semua peserta akan makan malam terlebih dahulu. Suara panitia di pengeras suara terdengar sangat nyaring sekali di telinga. Seluruh murid kelas 10 berlari keluar k...